Isnin, 20 Julai 2015

10 Jembatan Tertinggi di Dunia

Ini adalah daftar jembatan publik tertinggi (Highest) di dunia. Ketinggian jembatan-jembatan ini berdasarkan peringkat ketinggian dek yang merupakan jarak maksimum dari jalan pada jembatan ke tanah atau air di bawahnya. Dengan kata lain, ketika kita melintas di jembatan, dan melihat ke bawah - ukuran seberapa jauh tampilan tanah dibawah itulah yang dipakai. Daftar jembatan tertinggi (Highest Bridges) berbeda dari daftar jembatan terjangkung(Tallest Bridges) yang peringkatnya didasarkan pada ketinggian struktur mereka.




10. Beipanjiang River, China
Tinggi 275 m (902 ft)

Dengan tinggi 275 m, ini adalah jembatan kereta api tertinggi di dunia. Jembatan ini mengangkangi jurang Sungai Beipan yang dalam di provinsi Guizhou.

Jembatan ini adalah bagian dari Shibui Railway di Liupanshui, provinsi Guizhou, China. Beipanjiang yang berarti sungai utara yang berkelok-kelok, memotong melalui beberapa ngarai gunung yang paling menakjubkan di China dari ujung barat laut hingga ke barat daya Provinsi Guizhou di mana kemudian sungai itu disebut sungai Hongshuihe di perbatasan dengan Provinsi Guangxi.



Jurang atau Ngarai sungai Beipan yang dalam ini membuat tiga jembatan yang melintasinya masuk pada daftar ini, dan Jembatan kereta api Beipanjiang River adalah jembatan pertama dalam hitungan mundur dalam daftar ini.




9. Royal Gorge Bridge, Colorado, Amerika Serikat
Tinggi 291 m (955 ft)

Terletak di Cañon City, Colorado, amerika serikat, Jembatan Royal Gorge adalah objek wisata dalam taman, jadi jembatan ini dibangun tidak untuk tujuan memfasilitasi transportasi.



Dek jembatan melintasi Ngarai Royal (Royal Gorge) 291 m di atas Sungai Arkansas, dan memegang rekor jembatan tertinggi di dunia dari tahun 1929 sampai tahun 2001. Jembatan sepanjang 384 m ini adalah yang tertinggi di Amerika Serikat




8. Zhijinghe River Bridge, China
Tinggi 294 m (965 ft)

Menghubungkan kota-kota Yesanguan dan Dazhiping di Badong County Provinsi Hubei, China, jembatan ini adalah jembatan berlengkungan tertinggi di dunia. Dibuka pada tahun 2009, jembatan ini juga jembatan antar terowongan tertinggi di dunia hingga tahun 2012 ketika rekornya diambil alih oleh Jembatan Aizhai.


Jembatan sepanjang 430m ini membawa G50 Shanghai-Chongqing Expressway dari terowongan satu ke terowongan lain di sisi berlawanan di lembah Sungai Zhijinghe.




7. Liuguanghe Bridge, China
Tinggi 297 m (974 ft).

Jembatan Liu Guangzhen, Guizhou, China ini adalah sebuah jembatan balok (beam bridge), yang mengambil alih rekor jembatan tertinggi di dunia dari Royal Gorge Bridge setelah dibuka pada tahun 2001, tetapi juga kehilangan rekornya saat pembukaan Beipanjiang River 2003 Bridge pada tahun 2003. Saat ini, jembatan ini masih jembatan balok tertinggi di dunia



Dinamai dengan nama kota terdekat, jembatan ini panjangnya 240 meter dan mendukung jalan untuk lalu lintas kendaraan normal, pada tahun 2008 gerbang tol di kedua ujung akhirnya dihapus dan tiba-tiba wisatawan mulai berdatangan, yang menyebabkan terbentuknya sebuah desa kecil kuliner di sisi tenggara. Wisatawan meramaikan jembatan dan jalan raya yang dihubungkannya sering menderita kemacetan lalu lintas. Ditambah lagi dengan truk-truk besar yang juga menggunakan rute ini.




6. Beipanjiang River 2009 Bridge, China
Tinggi 318 m (1.043 kaki).

Sebuah jembatan gantung di Provinsi Guizhou. Melintasi Sungai Beipan. Dibuka untuk umum pada tahun 2009, hanya 6 tahun sesudah jembatan lain (yang lebih tinggi) yang juga melintasi sungai  yang sama dibuka (lihat nomor 4 dalam daftar ini)


Jembatan adalah bagian dari dari G60 Shanghai-Kunming Expressway menyeberangi Sungai Beipanjian. Jembatan terletak di Qinglong, Provinsi Guizhou, Cina, yang memiliki panjang 636m ini adalah jembatan gantung yang mendukung jalan untuk lalu lintas normal.




5. Aizhai Bridge, China
Tinggi 350 m (1.150 kaki).

Dengan rentang panjang 1,176m dan tinggi dek 350 meter dari lembah di bawah, jembatan di Jishou, Provinsi Hunan, China ini, adalah jembatan antar terowongan tertinggi di dunia, seperti yang disebutkan sebelumnya.




Butuh $ 208.000.000 untuk membangun jembatan ini, yang dimulai pada bulan Oktober 2007 dan selesai pada tahun 2011 lebih cepat dari jadwal. Komuter dan penumpang melewati jembatan dapat menikmati pemandangan di siang hari, tapi setelah gelap hampir 2.000 lampu di jembatan mengubahnya menjadi daya tarik tersendiri, yang digambarkan sebagai mirip dengan poros cahaya menjembatani dua gunung.




4. Beipanjiang River 2003 Bridge, China
Tinggi 366 m (1.201 kaki).

Jembatan ini menjadi jembatan tertinggi di dunia Antara 2003 dan 2005. Terletak di Xingbeizhen, Provinsi Guizhou, China, jembatan gantung ini memiliki ketinggian dek dari 366 meter dan panjang 388 m. Jembatan merupakan daya tarik bagi wisatawan dan tempat parkir yang nyaman tersedia di kedua sisi. Jembatan itu sendiri memiliki jalan untuk lalu lintas pejalan kaki.

Seperti yang sudah anda baca diatas, ini adalah jembatan ketiga yang melintasi Beipanjiang dalam daftar ini. Tidak ada sungai lain di dunia memiliki tiga jembatan tertinggi di dunia yang melintasinya. Rupanya pemerintah setempat masih belum puas; Jembatan keempat direncanakan untuk jalan raya antara Kunming dan Bijie akan dibangun dekat jembatan kereta api.




3. Baling River Bridge, China
Tinggi 370 m (1.210 kaki).

Dengan ketinggian 370 meter Jembatan sungai Balinghe di Guanling County, Provinsi Guizhou, menduduki urutan ketiga di daftar ini. Panjangnya yang mencapai 1.088m lah yang menjadi pertimbangan pembangun ketika mereka membangunnya.


1.088 meter panjang rentang dilaporkan membuat jembatan beruntung. Orang China mempercayai bahwa angka '8' adalah keberuntungan karena dalam bahasa Mandarin tedenganr seperti kata "kemakmuran." Dibuka pada tahun 2009, jembatan ini merupakan bagian dari G60 Shanghai-Kunming Expressway antara Kunming dan Guiyang.




2. Baluarte Bridge, Meksiko
Tinggi 403 m (1.322 kaki).

Sebuah jembatan kabel, terletak di jalan raya Durango-Mazatlán. Jembatan ini memiliki panjang total 1.124 m (3.688 kaki), sebagian besar melintas di atas lembah. Jembatan Baluarte adalah jembatan kabel tertinggi di dunia, dan jembata tertinggi kedua secara keseluruhan




1. Sidu River Bridge, China
Tinggi 496 m (1.627 kaki).

Dengan ketinggian dek 496 meter dan rentang panjang 1222 meter, Jembatan Sungai Sidu, terletak di Badong County, Hubei, Cina, adalah jembatan tertinggi di dunia sejak tahun 2009. Wilayah rentangnya begitu jauh sehingga ketika dibangun, insinyur tidak bisa menggunakan helikopter untuk menyeret pilot lines. Mereka memutuskan untuk menembakkannya dari satu sisi sungai ke sisi yang lain dengan roket.


Tanpa jembatan, perjalanan ke Shanghai di pantai Pasifik dengan kota-kota Chongqing dan Chengdu di barat akan membutuhkan satu hari lebih lama melalui jalan gunung berbahaya, atau lima jam lebih lama dengan perahu sungai yang merupakan pilihan yang lebih aman.


Jembatan ini juga unik karena menjadi satu-satunya jembatan di dunia di mana sesuatu yang jatuh dari dek bisa mencapai kecepatan terminal, yaitu kecepatan di mana benda jatuh tidak dipercepat karena jumlah dari gaya hambat dan gaya apung setara dengan gaya gravitasi.



Itulah daftar jembatan-jembatan tertinggi di dunia yang didominasi oleh China, karena lanskap china memiliki pegunungan-pegunungan tinggi dan indah. Sedangkan untuk jembatan terjangkung (tallest) yang tingginya dihitung berdasarkan struktur jembatannya, dapat dilihat disini: Millau Viaduct


Baca Juga:








Source: hiddenunseen.blogspot.com

Ahad, 19 Julai 2015

Burung Enggang Gading Kalimantan

Burung Rangkong (Enggang) adalah burung yang terdiri dari 57 spesies yang tersebar di Asia dan Afrika. 14 diantaranya terdapat di Indonesia. Di antara enggang, jenis enggang gading adalah yang terbesar ukurannya, baik kepala, paruh dan tanduknya yang menutupi bagian dahinya. Enggang gading adalah salah satu dari 14 jenis burung rangkong yang ada di Indonesia dan menjadi maskot provinsi Kalimantan Barat. Karena jumlahnya yang semakin sedikit burung ini termasuk dalam jenis fauna yang dilindungi undang-undang.




Binatang yang dilindungi ini pada usia mudanya mempunyai paruh dan mahkota berwarna putih. Seiring usianya, paruh dan mahkotanya akan berubah warna menjadi oranye dan merah, ini akibat dari seringnya enggang menggesekkan paruh ke kelenjar penghasil warna oranye merah yang terletak di bawah ekornya. Burung ini menyukai daun Ara sebagai makanan favoritnya, tapi tidak jarang juga makan serangga, tikus, kadal bahkan burung kecil.

Enggang Gading (Rhinoplax vigil) kiri dan Enggang Badak (Buceros rhinoceros) kanan

Burung Enggang mempunyai kebiasaan hidup berpasang-pasangan dan cara bertelurnya merupakan suatu daya tarik tersendiri. Pada awal masa bertelur burung jantan membuat lubang yang terletak tinggi pada batang pohon untuk tempat bersarang dan bertelurnya burung betina. Selama mengerami telurnya, sang betina bersembunyi menutup lubang dengan dedaunan dan lumpur dengan lubang sebagai jendelanya. Kemudian burung jantan memberi makan burung betinanya melalui sebuah lubang kecil selama masa inkubasi, dan berlanjut sampai anak mereka tumbuh menjadi burung muda. Karena itulah burung enggang ini dijadikan sebagai contoh kehidupan bagi orang dayak untuk bermasyarakat agar selalu mencintai dan mengasihi pasangan hidupnya dan mengasuh anak mereka hingga menjadi seorang dayak yang mandiri dan dewasa.

Rangkong Gading

Burung enggang biasa bertengger di pohon yang tinggi, sebelum terbang Enggang memberikan tanda dengan mengeluarkan suara gak yang keras. Ketika sudah mengudara kepakan sayap enggang mengeluarkan suara yang dramatik. Burung ini hidup berkelompok sekitar 2 sampai 10 ekor tiap pohon. Terkadang burung terbang bersama dalam jumlah antara 20-30 ekor. Suara enggang ini sangat khas dan nyaring sekali seakan-akan memanggil sekawannya di balik pohon yang rindang. Musim telurnya dari bulan April sampai Juli dan anak-anak burung yang lebih besar membantu burung jantan dewasa menyediakan makan bagi burung betina dan anak-anaknya yang baru menetas.

Rangkong Gading juga dikenal dengan nama Helmeted Hornbill

Dalam budaya Suku Dayak Kalimantan, burung enggang selalu menjadi bagiannya. Mitos dan cerita di balik burung enggang berbeda-beda di setiap daerah salah satu mitos tersebut mengatakan burung enggang adalah penjelmaan dari Panglima Burung. Panglima Burung adalah sosok yang tinggal di gunung pedalaman kalimantan dan berwujud gaib dan hanya akan hadir saat perang. Umumnya burung ini dianggap sakral dan tidak diperbolehkan untuk diburu apalagi dimakan. Bila ada burung enggang yang ditemukan mati, jasadnya tidak dibuang. Bagian kepalanya digunakan untuk hiasan kepala. Rangka kepala burung enggang yang keras bertulang akan tetap awet bentuknya. Hiasan kepala inipun hanya boleh digunakan oleh orang-orang terhormat.

Rangkong Gading Terbang

Hiasan kepala dari burung enggang hanya boleh digunakan oleh orang-orang terhormat Namun sekarang ini burung enggang merupakan burung langka yang sudah sangat sulit di temui di hutan Kalimantan, ini dikarenakan pengerusakan hutan borneo yang terus-menerus terjadi, seperti penebangan hutan baik illegal logging maupun untuk dijadikan lahan perkebunan kelapa sawit. Nasib burung enggang ini sekarang sama seperti nasib suku Dayak di borneo yang semakin terpinggirkan di tanahnya sendiri. Hal ini juga diperparah dengan maraknya perburuan yang dilakukan masyarakat sekitar. Harga persatu kepala burung Enggang dihargai Rp. 2,5 juta. Karena harganya yang mahal banyak warga pedalaman berlomba berburu burung tersebut dihutan.


Baca Juga:









Sumber:

Klaster-Klaster Bintang di Pusat Galaksi Bima Sakti

Gambar gabungan dari dari Hubble Space Telescope (infra-merah dekat), Spitzer (infra merah) dan Chandra ( X-ray) mengungkapkan wilayah pusat dari Galaksi kita, Bima Sakti (Milky Way)




Terletak sekitar 26.000 tahun cahaya jauhnya, disini adalah tempat kekerasan yang penuh dengan bintang bergerak cepat, awan gas molekular bercahaya, dan debu gelap. Wilayah ini dibanjiri oleh angin bintang yang kuat mengalir keluar dari bintang yang baru lahir, dan dibombardir oleh gelombang kejut masif yang memancar keluar dari bintang-bintang tua yang telah meledak.

Daerah putih di bagian kanan tengah gambar adalah gugus bintang yang besar yang disebut Sagitarius A. Di gugus inilah sebuah monster bersemayam di jantung galaksi kita - lubang hitam supermasif yang disebut Sagitarius A*.

Lubang ini hitam raksasa memiliki lebih dari 4,3 juta kali massa Matahari, namun mencakup wilayah yang lebih kecil dari setengah orbit Merkurius.


Lengkungan besar gas di sebelah kiri atas sebenarnya adalah tepi awan molekular raksasa (nebula padat di mana bintang dilahirkan), diterangi oleh ledakan deras cahaya dari sekelompok bintang masif di dekatnya. Gumpalan dari bintang-bintang ini, disebut Arches Cluster karena arch (busur) yang mereka terangi, terlihat sebagai cahaya biru kecil di kiri atas falam gambar. Jangan tertipu oleh penampilannya mungil: Kluster Arches memiliki ribuan bintang super di dalamnya, setiap bintang jauh lebih besar dari Matahari, dan masing-masing bintang mampu memancarkan sejumlah besar radiasi yang menyalakan gas sekitarnya. Jika klaster atau gugus ini jauh lebih dekat daripada jarak 26.000 tahun cahaya, ia akan menyala di langit kita seperti mercusuar.

Di sebelah kiri bawah dari klaster arches adalah busur gas yang lebih melengkung yang disebut Sickle. Ini adalah rongga raksasa dari gas padat yang diukir oleh cluster Quintuplet, cahaya merah muda di tengahnya. Ini adalah wilayah kelahiran bintang-bintang lainnya seperti cluster Arches, yang juga meledakkan keluar cahaya dan angin bintang yang menggerogoti gas yang membungkusnya. Bintang Pistol yang berada di sana, mungkin adalah salah satu bintang paling masif di Bima Sakti.

Dan masih ada lagi! Cahaya biru di sebelah kiri adalah X-ray dari sistem biner yang disebut 1E1743.1-2834, yang mungkin adalah sebuah bintang raksasa yang mengorbit bintang neutron atau lubang hitam. Materi sedang dilucuti dari bintang ini dan menumpuk di sekeliling pendampingnya, di mana materi itu dipanaskan hingga jutaan derajat dan memancarkan sinar-X.

Gambar diatas juga merupakan peta kekerasan, turbulensi, dan kerusuhan ... sebuah adegan khas, Namun pusat galaksi kita ini dianggap tenang oleh para astronom! Beberapa pusat galaksi lain jauh lebih buruk.




GUGUS ARCHES

Gambar yang diambil oleh Hubble Space Telescope ini menyajikan klaster Arches, klaster atau gugus bintang terpadat yang dikenal di Bima Sakti. Terletak sekitar 25 000 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Sagitarius (The Archer), dekat dengan jantung galaksi kita, Bima Sakti. Seperti tetangganya Klaster Quintuplet, klaster Arches adalah obyek astronomi yang berusia relatif cukup muda yaitu antara dua hingga empat juta tahun.

Klaster Arches ini begitu padat sehingga di daerah yang sama dengan luas radius antara Matahari dan bintang terdekatnya (4 tahun cahaya) akan terisi oleh lebih dari 100 000 bintang!

Setidaknya 150 bintang dalam kluster ini adalah termasuk bintang-bintang paling terang yang pernah ditemukan di Bima Sakti. Bintang-bintang ini sangat terang dan besar, mereka akan membakar bahan bakar mereka dalam waktu singkat, pada skala kosmologis, hanya beberapa juta tahun, dan mati dalam ledakan supernova yang spektakuler. Karena umur hidup yang singkat dari bintang-bintang di cluster, gas-gas antara bintang-bintang mengandung unsur-unsur berat dalam jumlah yang sangat tinggi, yang diproduksi oleh generasi bintang sebelumnya.

Meskipun bintang-bintang klaster Arches sangat cerah, namun klaster ii tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Cahaya tampak dari cluster benar-benar tertutup oleh awan debu raksasa di wilayah ini. Untuk membuat klaster ini terlihat, para astronom harus menggunakan detektor yang dapat mengumpulkan cahaya dari X-ray, inframerah, dan radio, karena cahaya pada panjang gelombang ini dapat melewati awan debu.




GUGUS QUINTUPLET

Meskipun gugus atau klaster bintang ini mendapatkan namanya karena 5 bintang terang disana, sebenarnya klaster ini adalah rumah bagi ratusan lebih bintang-bintang lainnya. Sejumlah besar dari bintang-bintang muda besar di klaster terlihat jelas dalam gambar yang diambil oleh Hubble Space Telescope dibawah ini.

Klaster ini terletak dekat dengan klaster Arches dan hanya berjjarak 100 tahun cahaya dari pusat galaksi kita. Kedekatan kluster ini dengan debu di pusat galaksi berarti bahwa banyak dari cahaya tampak yang terblokir, yang membuatnya baru diketahui pada tahun 1990, ketika terungkap oleh pengamatan inframerah. Gambar inframerah dari cluster, seperti yang ditunjukkan di atas, memungkinkan kita untuk melihat bintang-bintang panas di klaster yang sebenarnya tertutupi oleh awan debu.

Klaster Quintuplet adalah tuan rumah bagi dua bintang variabel biru yang langka dan sangat terang: Bintang Pistol (Pistol Star) dan bintang V4650 Sgr. Jika Anda menarik garis horizontal melalui pusat gambar diatas dari kiri ke kanan, Anda bisa melihat bintang Pistol berada tepat di atas garis, sekitar sepertiga dari panjang garis diagonal. Bintang Pistol adalah salah satu bintang paling terang yang dikenal di Bima Sakti dan mendapat namanya dari nebula berbentuk Pistol yang ia terangi, tapi tentu saja nebula ini tidak terlihat dalam gambar inframerah diatas. Berapa usia persisnya dan berapa lama lagi bintang Pistol membakar bahan bakarnya, tidak diketahui pasti, tetapi bintang ini diperkirakan akan berakhir dalam supernova atau bahkan hypernova dalam satu sampai tiga juta tahun ke depan.


Cluster ini juga berisi sejumlah bintang super raksasa merah. Bintang-bintang ini adalah salah satu jenis bintang yang terbesar di galaksi dan mereka membakar bahan bakar mereka pada kecepatan yang luar biasa, yang berarti mereka hanya akan memiliki hidup yang sangat singkat. Kehadiran mereka menunjukkan usia rata-rata klaster yang hampir empat juta tahun. Saat ini bintang-bintang ini berada di ambang meledak sebagai supernova. Selama kematian spektakuler mereka, mereka akan melepaskan sejumlah besar energi yang, pada gilirannya, akan memanaskan materi-materi - debu dan gas - antara bintang-bintang lain.


Baca Juga:





Jumaat, 17 Julai 2015

Asteroid Bernilai $5,4 Triliun akan Melintas Dekat Bumi

Kalau di Indonesia batu-batu akik kadang dinilai berhaga fantastis, Nah, baru-baru ini sebuah perusahaan memberi nilai kepada sebuah batu ruang angkasa dengan harga yang spektakuler!!

Sebuah asteroid yang bernilai $ 5,4 triliun akan melewati Bumi pada hari Minggu 19 Juli 2015, dan Anda dapat melihatnya langsung pukul 11 pm waktu Inggris.


Ilustrasi

Asteroid 2011 UW-158 yang terbang melintas - akan disiarkan secara langsung di internet dari sebuah observatorium di Kepulauan Canary.

Batu ruangangkasa ini telah menarik perhatian dari perusahaan pertambangan asteroid, Planetary Resources, karena diduga memiliki inti 100 juta ton platinum yang mungkin suatu hari nanti akan ditambang perusahaan tersebut ingin mengeksploitasinya.

Asteroid 2011 UW-158 akan melewati jarak 1,5 juta mil (2,4 juta km) dari Bumi pada hari Minggu - 30 kali lebih dekat daripada planet terdekat kita.

Asteroid yang berukuran kurang dari 1 km ini, dianggap sangat berharga karena merupakan inti platinum.

Sebuah organisasi yang bernama Slooh, menghubungkan teleskop ke internet agar dapat dilihat oleh masyarakat, akan memberikan siaran langsung dari situs web mereka, bersama dengan diskusi tentang asteroid dan nilainya.

Apa yang membuat asteroid ini tidak biasa adalah jumlah besar platinum diyakini bersembunyi di tubuh batu ruang angkasa ini, yang kemungkinan akan bisa ditambang suatu hari nanti di masa depan yang tidak terlalu jauh.

Planetary Resources menganggap asteroid seperti 2011 UW-158 sebagai asteroid tipe X.

Asteroid tipe X adalah jenis asteroid yang terutama terdiri dari logam, dan merupakan sisa-sisa asteroid besar dimana mantel dan intinya telah terpisah sepenuhnya. Banyak dari mereka hancur dalam tabrakan besar dalam sejarah awal tata surya, meninggalkan hanya inti logam berat mereka.



Planetary Resources kemarin meluncurkan kendaraan uji pertambangan asteroid dari ISS, memulai misi 90 harinya yang akan melibatkan pengujian perangkat lunak dan sistem kontrol nya.

Perusahaan itu berharap satu hari nanti dapat mengirim probe untuk usaha pertambangan jauh ke dalam sistem surya ke asteroid-asteroid dekat bumi yang kaya akan sumber daya.


Kendaraan, disebut Arkyd 3 Reflight (A3R) akan menguji komponennya yang Planetary Resources harapkan akan memungkinkan probe masa depan untuk mengambil air dari asteroid.

Menemukan air di asteroid merupakan misi utama Planetary Resources, karena air dapat dipecah ke hidrogen dan oksigen untuk bahan bakar roket, yang memungkinkan probe melakukan perjalanan lebih jauh lagi dan mengeksplorasi lebih lanjut untuk logam mulia.


Baca Juga:




Teori-Teori Mengenai Lingkaran Peri Namibia yang Misterius

Mereka adalah salah satu misteri terbesar alam, menimbulkan legenda lokal yang mengatakan bahwa mereka diciptakan oleh dewa dan menghasilkan teori liar tentang kunjungan oleh UFO.

Gambar-gambar dibawah ini menunjukkan wilayah luas yang diliputi oleh lingkaran-lingkaran peri misterius yang membintik di gurun berumput dari Namibia dan juga menunjukkan mengapa mereka telah memikat imajinasi pengunjung ke wilayah tersebut.



Saat ini tim ilmuwan memulai serangkaian proyek yang tujuan akhirnya adalah mengungkap apa yang menyebabkan lingkaran-lingkaran aneh yang menelanjangi bumi terbentuk dengan jumlah jutaan.

Mereka mengunjungi negara di pantai barat Afrika selatan untuk menguji sejumlah teori yang dapat menjelaskan bagaimana dan mengapa lingkaran peri terbentuk.

Fotografer Thomas Dressler telah menunjukkan serangkaian foto-foto yang diambil dari udara yang mengungkapkan luasnya skala petak-petak gundul aneh ini.

Ditemukan disepanjang 2.000 km bentangan gurun antara Angola dan Afrika Selatan, mereka mengubah lanskap menjadi seperti permukaan bulan.

Lingkaran-lingakaran Peri cenderung banyak ditemukan di daerah-daerah yang diberi tanda lingkaran merah diatas

Mr Dressler, 58, dari Marbella, Spanyol, mengambil gambar dari balon udara dan pesawat kecil selama tiga kunjungan ke daerah ini antara tahun 2010 dan 2014.

Dia berkata: "Saya secara teratur perjalanan ke lokasi ini karena Gurun Namib, termasuk pra-Namib, bagi saya, memiliki pemandangan paling menakjubkan di bumi. Saya mengetahui fenomena ini secara kebetulan selama salah satu kunjungan pertama saya. Sangat menarik untuk terbang di atas daerah ini untuk pertama kalinya".

"Para ilmuwan belum menemukan penjelasan yang pasti untuk "Fairy Circles" ini. Rayap tampaknya menjadi teori yang paling populer (selengkapnya dapat dibaca disini). Tetapi ada juga mereka yang mengkaitkannya dengan jamur, dewa, roh dan bahkan naga.

"Sulit untuk membentuk sebuah opini tentang sesuatu yang masih misteri -. Bahkan untuk mereka yang mempelajari dan meneliti lingkaran ini secara luas selama bertahun-tahun".

Cincin peri, yang berdiameter antara 2-12 meter, pada dasarnya adalah petak gundul di rumput pendek yang tumbuh di padang pasir Namib.

Legenda setempat mengatakan lingkaran peri adalah jejak para dewa sementara yang lain mengatakan bahwa mereka adalah tanda adanya naga yang hidup di bawah tanah.

Beberapa orang juga menyarankan mereka mungkin adalah tempat pendaratan UFO atau tempat tidur hewan nasional Namibia, Oryx.

Ada beberapa ilmuwan yang telah menyarankan lingkaran-lingkaran ini diciptakan oleh petak tanah yang radioaktif yang mencegah rumput untuk tumbuh.

Baru-baru ini para ilmuwan telah menyarankan lingkaran mungkin dibuat oleh rayap yang membangun sarang mereka di bawah tanah dengan melahap akar tanaman dan melepaskan gas beracun.

Namun penelitian terbaru, telah mengajukan teori baru - Mereka diciptakan oleh persaingan antara tanaman sendiri.

Pemodelan komputer yang dibuat oleh ahli-ahli biologi di University of Cape Town di Afrika Selatan dan University of Colorado di Boulder, telah menunjukkan curah hujan merupakan prediktor penting dari lingkaran peri.

Mereka mengatakan tanaman berdesak-desakan untuk air dan nutrisi menciptakan petak gundul karena tanaman yang paling kuat di sekitar tepi lingkaran menyedot kelembaban dan nutrisi di tengah petak.

Menurut New Scientist, mereka telah bekerja sama dengan kelompok peneliti lainnya yang kini menguji beberapa teori di gurun Namibia.

Dr Walter Tschinkel, seorang ahli biologi di Florida State University yang memimpin proyek, telah menemukan bahwa lingkaran peri tampaknya memiliki 'masa hidup' sekitar 41 tahun. Dia dan rekan-rekannya telah menggunakan pestisida pada beberapa lingkaran peri yang dipilih untuk melihat apakah rayap benar-benar bermain peran. Mereka juga telah memperkenalkan rayap ke rumput untuk melihat apakah aktivitas pembangunan sarang mereka menyebabkan lingkaran untuk terbentuk.

Tim, yang meliputi Michael Cramer, seorang ahli biologi di University of Cape Town di Afrika Selatan, dan Nichole Barger, seorang ahli ekologi ekosistem di University of Colorado, Boulder, menyuntikkan nutrisi ke lingkaran peri untuk memetakan aliran air.

Namun, ada banyak teori yang bersaing yang telah menimbulkan gairah dalam komunitas ilmiah.

Dr Norbert Jurgens, seorang ahli ekologi di Universitas dari Hamburg di Jerman, juga telah menerbitkan hasil yang ia percaya, bahwa rayap mungkin membangun lingkaran-lingkaran untuk membuat palung air.


Stephan Getzin, seorang ahli ekologi di Pusat Penelitian Lingkungan, Helmhotlz di Leipzig Jerman, telah menemukan bahwa lingkaran-lingkaran peri muncul dalam pola heksagonal yang umum, hampir seperti sarang lebah.

Dia mengatakan ini tampaknya mereduksi gagasan bahwa peran serangga sosial dan gas beracun dari bawah tanah lah yang membunuh tanaman.

Dia juga mengatakan: "Hanya organisasi diri (self-organisation) yang diketahui dapat menyebabkan pola-pola seperti ini pada skala sebesar itu. Tidak peduli apa yang ditemukan di lapangan, semua hipotesis mengenai lingkaran-lingkaran peri, perlu memperhitungkan pola kecil dan skala besar mereka."

Nichole Barder menambahkan: "Akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menempatkan semua potongan puzzle. Ini adalah hal yang besar yang melibatkan berbagai disiplin ilmu -. Kita hanya mencoba untuk merakit puzzle dan tak akan bisa selesai jika hanya dengan satu potongan".















Update


Dalam sebuah makalah yang dipublikasikan Senin, 14 Maret 2016 dalam jurnal PNAS, para ilmuwan melaporkan bahwa mereka telah menemukan Lingkaran Peri di pedalaman Australia Barat, dan bahwa mereka hampir identik dengan yang ditemukan di Namibia atau Afrika barat daya. Temuan ini, kata peneliti, membuat mereka lebih percaya diri untuk mempersempit kemungkinan-kemungkinan penyebab dari lingkaran-lingkaran misterius ini.

Pandangan udara dari lingkaran peri di Australia. lingkaran peri di daerah ini tersebar dalam pola homogen.

Kini hanya dua teori ini yang dianggap paling mungkin menjadi penyebab oleh para ilmuwan:

1. Rayap
Untuk mendapatkan air, rayap makan di akar-akar tanaman/rumput dalam pola melingkar. Dengan begitu ketika air hujan turun, maka akan tersimpan di tanah bukannya diserap akar, menciptakan semacam waduk mini yang rayap dapat gunakan untuk melembabkan.

2. Teori organisasi diri seperti yang sudah dijelaskan diatas.





Baca Juga:






Sumber: dailymail.co.uk

Selasa, 14 Julai 2015

Gambar Terbaru Pluto dari New Horizons

Pada hari Selasa 14 Juli 2015 pukul 11:49:57 UTC, sebuah "robot pemandu" bagi umat manusia melewati pintu gerbang ke luar tata surya. Pada saat itu, pesawat ruang angkasa New Horizons telah sampai pada jarak 12.500 kilometer dari permukaan Pluto.


Gambar ini diambil pukul 16:00 EDT  13 Juli 2015 dari jarak 766.000 kilometer, dan merupakan gambar terkini yang paling rinci sebelum New Horizons lebih mendekat ke pluto 14 Juli 2015, yaitu sekitar 12.500 km

AMJG menulis ini hanya ratus menit setelah kejadian, dan kita tidak akan tahu apa yang pesawat ruang angkasa lakukan sampai nanti malam (sekitar 21:00. ET). Kita harus menunggu dua alasan: Pertama adalah bahwa dibutuhkan waktu 4,5 jam bagi cahaya, hal tercepat di alam semesta, untuk menempuh perjalanan 5 miliar kilometer kembali ke Bumi. Yang kedua adalah bahwa sekarang New Horizons sibuk mengambil sejumlah besar pengukuran Pluto dan bulannya Charon, dan memiliki jadwal yang padat. New Horizons akan menghubungi bumi kembali setelah semua yang ditugaskan padanya selesai.

Tapi dari semua informasi yang ada sekarang, probe ini masih berfungsi dengan baik. Senin malam, 13 Juli 2015, ia mengirim kembali gambar Pluto, foto dengan resolusi warna tertinggi resolusi yang pernah diambil dari dunia beku. NASA merilis pada Instagramnya, dan foto itu diambil ketika New Horizons masih 16 jam dan 766.000 km dari Pluto. Fitur berbentuk jantung/hati yang besar sangat menonjol, dan kawah juga berlimpah. Fitur Albedo (kecerahan) nya yang menarik, tidak diragukan lagi karena atmosfer Pluto secara berkala beku di musim dingin dan mencair di musim panas, bermigrasi di seluruh permukaannya dari waktu ke waktu.

Warnanya nyata! Rona kemerahan karena tholins, molekul organik (berbasis karbon) yang dikemas ketika metana, yang berlimpah di Pluto, terkena sinar ultraviolet dari Matahari. Ini membuat molekul sederhana terpisah dan memungkinkannya untuk bereformasi menjadi molekul yang lebih kompleks.

Gambar diatas adalah gambar resolusi tertinggi dari Pluto yang pernah kita lihat dari New Horizons sampai nanti data dari pendekatan terdekatnya dikirim kembali ke bumi, (mungkin rabu malam nanti, yang AMJG juga akan upload di postingan ini). Memang terasa lambat karena jarak yang sangat jauh dan transfer data yang lambat probe (yang, tidak lebih baik dari modem 56 Kbps).

Tholin (dari kata dalam bahasa Yunani Kuno θολός (tholós), yang berarti "tidak jelas") adalah molekul heteropolimer yang terbentuk dari iradiasi ultraungu matahari terhadap senyawa organik sederhana seperti metana dan etana. Tholin tidak terbentuk secara alami di Bumi modern, namun berlimpah di permukaan objek-objek ber-es di Tata Surya. 


Grafis ini menyajikan pemandangan Pluto dan Charon jika ditempatkan sedikit di atas permukaan Bumi dan dilihat dari jarak yang jauh. Pengukuran terakhir yang diperoleh New Horizons menunjukkan bahwa Pluto memiliki diameter 2.370 km, 18,5% dari diameter Bumi, sementara Charon memiliki diameter 1.208 km, 9,5% yang dari Bumi.


HUBBLE vs. New Horizons

Tidak pernah sebelumnya kita berada di tempat kita sekarang: Berdiri di ambang luar tata surya, menunggu pengumuman resmi yang mengatakan bahwa misi ini sukses. Probe lain telah pergi sejauh ini, dan bahkan lebih jauh, tetapi tidak pernah sedekat ini dengan sebuah objek di Kuiper Belt, wilayah tata surya di luar Neptunus yang mengandung miliaran dunia es kecil. Pluto mungkin raja dari mereka semua, dan hari ini, jika semuanya berjalan dengan baik, kita akan tahu itu untuk pertama kalinya.





UPDATE 16 Juli 320 WIB


Pluto Ternyata Banyak Memiliki Gunung Muda

Gambar close-up terbaru dari wilayah dekat khatulistiwa Pluto mengungkapkan kejutan besar: Berbagai pegunungan muda menjulang setinggi 11.000 kaki (3.500 meter) di atas permukaan tubuh es.

Pegunungan ini kemungkinan terbentuk tidak lebih dari 100 juta tahun yang lalu - sangat muda jika dibandingkan dengan usia tata surya yang 4,56 miliar tahun - dan mungkin masih dalam proses pembentukan, kata Jeff Moore dari New Horizons 'Geologi, Geofisika dan Pencitraan Tim (GGI). Gambar dibawah ini menunjukkan close-up daerah, yang mencakup kurang dari satu persen dari permukaan Pluto, mungkin masih aktif secara geologis hingga hari ini.


Moore dan rekan-rekannya mendasarkan perkiraan usia muda pada kurangnya kawah dalam daerah ini. Seperti daerah lainnya pada Pluto, wilayah ini mungkin telah dihantam oleh puing-puing ruang angkasa selama miliaran tahun dan seharusnya akan banyak kawah yang terihat - kecuali aktifitas terbaru telah memberikan bentuk baru pada daerah itu, menghapus bopeng-bopeng mereka.

"Ini adalah salah satu permukaan termuda yang pernah kita lihat di tata surya," kata Moore.

Berbeda dengan bulan es planet raksasa, Pluto tidak dapat dipanaskan oleh interaksi gravitasi dengan tubuh planet yang jauh lebih besar. Beberapa proses lain harus menghasilkan lanskap pegunungan.

"Hal ini dapat menyebabkan kita untuk memikirkan kembali kekuatan aktivitas geologi apa yang mungkin terjadi di banyak dunia es lainnya," kata pemimpin wakil tim GGI John Spencer dari Southwest Research Institute di Boulder, Colo.

Gunung-gunung ini mungkin terdiri dari "batuan dasar" (bedrock) batu-es Pluto

Meskipun metana dan es nitrogen berlimpah di permukaan Pluto, bahan ini tidak cukup kuat untuk membangun pegunungan. Kemungkinan besar, material yg lebih kokoh seperti es air, yang menciptakan puncak. "Pada suhu Pluto, es air berperilaku lebih seperti batu," kata wakil GGI Bill McKinnon dari Washington University, St Louis.

Gambar close-up diambil sekitar 1,5 jam sebelum pendekatan terdekat New Horizons ke Pluto, ketika pesawat itu berjarak sekitar 478.000 mil (770.000 kilometer) dari permukaan planet. Gambar dengan mudah memperlihatkan struktur yang lebih kecil dari satu mil.




Charon yang juga Aktif secara Geologis
Rincian baru yang luar biasa dari bulan terbesar Pluto, Charon terungkap dalam gambar ini yang diambil oleh New Horizons 'Long Range Reconnaissance Imager (Lorri), pada 13 Juli 2015 dari jarak 289.000 mil (466.000 kilometer).


Sebuah barisan tebing dan lembah terlihat membentang sekitar 600 mil (1.000 kilometer) dari kiri ke kanan, menunjukkan patahan kerak Charon, kemungkinan hasil dari proses internal. Di bagian kanan atas, di sepanjang tepi lengkung bulan, adalah ngarai yang kedalamannya diperkirakan 4 sampai 6 mil (7-9 kilometer).

Para Ilmuwan terkejut dengan sedikitnya kawah di Charon. Selatan dari khatulistiwa bulan, di bagian bawah gambar ini, daerah yang diterangi oleh sinar miring dari matahari, menciptakan bayangan yang membuatnya lebih mudah untuk membedakan topografi. Bahkan di daerah ini, bagaimanapun, hanya sedikit kawah yang terlihat, menunjukkan permukaan yang relatif muda yang telah dibentuk kembali oleh aktivitas geologi.

Di wilayah kutub utara Charon, wilayah yang terlihat lebih gelap yang diberi nama Mordor, terlihat memiliki batas difus, menunjukkan bawa itu adalah deposit tipis material gelap. Hal yang mendasarinya tentulah berbeda, dan gambar dengan resolusi yang  lebih tinggi yang masih akan datang diharapkan dapat menjelaskan lebih lanjut tentang daerah misterius ini.

Gambar telah dikompresi untuk mengurangi ukuran file untuk ditransmisikan ke bumi. Di daerah kontras yang tinggi pada gambar, fitur sekecil 3 mil (5 kilometer) bisa dilihat dengan mudah. Beberapa detail-kontras yang lebih rendah dikaburkan oleh kompresi gambar, yang dapat membuat beberapa daerah terlihat lebih halus daripada yang sebenarnya. Versi terkompresi masih berada dalam memori komputer New Horizons dan dijadwalkan akan dikirimkan di kemudian hari.

Gambar telah digabungkan dengan informasi warna yang diperoleh New Horizons 'Ralph instrumen' pada 13 Juli.



Baca Juga:







Source: NASA